.:: Selamat Datang di Website Suryono Ekotama ::.
Saturday, 18 Oct 2014
Menjaga rahasia perusahaan
Christie
Dear Pak Ekotama, Saya sudah mulai membuka resto, yang ingin saya konsultasikan adalah : Bagaimana cara menjaga rahasia resep masakan yang saya buat ? tetapi masakan dengan cita rasa yang sama dapat dibuat oleh pegawai (tanpa diketahui racikann
Konsultasi Ekotama
Sunday, 31 Aug 2014
ANTRI BBM...?!?
ANTRI BBM...?!? Aku geram melihat antrian kendaraan bermotor mencari "minum" di SPBU. Kepalaku panas karena terjebak kemacetan ditengah panas terik musim kemarau setiap melewati SPBU yang sekarang makin rapat saja jaraknya disetiap lajur jalan.
Pengunjung Saat ini: 2
Total Pengunjung: 499533

Saturday, 15 Sep 2012
SURMADI Edogawa Aby
REKRUT Karyawan

Assalamualaikum.wr.wb
Salam sejahtera Pak Eko, saya mau minta pendapatnya neh Pak?jadi gene neh Pak,saya itu udah punya usaha di Bidang Kuliner...cuman saat ini saya masih kebingungan, apakah saya saat ini harus rekrut karyawan atau di handle sendiri...mengingat saya mulai ketetr...apalagi jika pesanan meningkat SDM nya kurang Pak...sementara selama ini saya masih sendiri dan semua-muanya sendiri. Saya bingung Pak, kalo ngerekrut karyawan saya masih ragu, mengingat memanajemen diri sendiri saja masih berantakan, cash flow masih tercampur dengan uang pribadi, bagaimana nanti kalo saya sudah punya karyawan, saya khawatir ga bisa memanajemen orang Pak...sementara yang namanya Entrepreneur yang baik adalah mampu mendelegasikan kepada orang lain..mohon solusi dan pendapatnya ya Pak?
apa yang harus saya lakukan.



Jawaban:
Friday, 21 Sep 2012

Terimakasih atas atensinya Bapak Surmadi, berikut ini jawaban atas pertanyaan Anda :

1. Syarat utama kita sebagai pengusaha bisa merekrut karyawan adalah pada saat kita sudah mulai keteteran alias banyak pekerjaan yang sudah tidak dapat dihandel  karena saking banyaknya. Bapak Surmadi sudah memenuhi syarat ini (saya hanya mengikuti cerita Bapak saja). Tapi Bapak tetap harus mencermati, jika pekerjaaan yang tidak dapat dihandel itu hanya pada waktu-waktu tertentu saja, bisa jadi Bapak belum membutuhkan karyawan, namun hanya perlu menata alur kerja supaya pada saat high season Bapak tidak kewalahan. Sebaliknya jika setiap hari sudah banyak sekali pekerjaan yang tidak dapat dihandel dan ini membuat perusahaan Bapak tidak dapat maju dan berkembang, maka sudah seharusnya Bapak merekrut karyawan yang lebih terampil dan lebih cekatan dari Bapak. Jadi Bapak tetap harus bijaksana dalam rangka pengadaan karyawan ini.

2. Yang perlu Bapak lakukan sebelum merekrut karyawan adalah = 

  • a. Pisahkan cash flow usaha dengan cash flow pribadi dengan membuat 2 rekening. Kemudian berlatihlah untuk disiplin, tidak serakah dan dapat memaksimalkan fungsi 2 rekening tersebut. Semua arus keuangan perusahaan menggunakan rekening kantor, sedangkan rekening Bapak pribadi hanya dipakai untuk kepentingan pribadi Bapak saja. Ingat, begitu ada karyawan, beban usaha Bapak akan bertambah karena gaji karyawan adalah fixed cost. Pengeluaran wajib bulanan ini perlu manajemen keuangan yang canggih supaya tidak tekor.
  • b. Stabilkan pemasaran dan penjualan. Merekrut karyawan = menambah biaya. Oleh karena itu yang dapat menolong kita dari resiko kerugian adalah pemasukan (pendapatan) yang stabil. Pemasukan yang stabil dapat terjadi jika perusahaan Bapak sudah memiliki pelanggan loyal. Oleh karena itu ciptakanlah ketergantungan pelanggan kepada perusahaan Bapak.
  • c. Buatlah deskripsi pekerjaan untuk masing-masing karyawan yang akan direkrut. Ini penting artinya supaya Bapak nanti tidak kesulitan mendelegasikan dan memanajemeni karyawan. Setelah itu, Bapak berikan training kepada karyawan baru untuk mentaati dan melaksanakan deskripsi pekerjaan ini. Resikonya, Bapak tidak bisa maen suruh seenaknya. Tapi keuntungannya, ini adalah dasar profesionalisme kerja karyawan. Usaha Bapak bisa maju dan berkembang karena karyawannya professional.
  • d. Berlatihlah untuk menjadi leader, yakni dengan memperbaiki kualitas berbicara, kualitas pengambilan keputusan, dan cobalah delegasikan tugas-tugas sederhana kepada orang-orang yang Bapak percayai. Jika kualitas bicara kita sudah baik, pengambilan keputusan kita sudah bijaksana dan kita mampu mendelegasikan tugas-tugas sederhana kepada orang-orang terdekat kita, maka pada saat itulah kita berlatih untuk merekrut karyawan. Kapasitas Bapak sebagai leader ini penting, karena bekerja dengan karyawan itu sebenarnya menambah masalah (jika kita tidak mampu memimpin dan menempatkan mereka pada posisinya masing-masing). Jika tidak siap, bekerja dengan karyawan itu ibarat masuk neraka.

 

 

 

Saya rasa itu saja, supaya mudah diterapkan. Sukses selalu...!


 




Thursday, 28 Aug 2014

Surat Terbuka Untuk Pak Jokowi (3)

MUSNAHKAN JAS, GANTI DENGAN BATIK

 
Pak Jokowi, saya mendukung Anda karena Anda memiliki program Revolusi Mental yang sejalan dengan konsep Revolusi Indonesia saya. Namun melihat penampilan Anda akhir-akhir ini, saya kecewa. Anda makin rajin mengenakan jas. Dimana Revolusi Mental yang dulu Anda canangkan?

Pak Jokowi, Indonesia itu negara yang beriklim tropis. Tidak cocok mengenakan jas yang didesain untuk iklim dingin atau sub tropis. Jas itu budaya eropa, budaya barat. Harganya mahal, tidak ekonomis dan merupakan pemborosan. Apakah meniru budaya barat dan pemborosan itu dinamakan Revolusi Mental? Apakah meniru budaya barat itu disebut kemandirian dalam bidang budaya? Apakah melakukan pemborosan itu disebut kemandirian dalam bidang ekonomi?

Saturday, 16 Aug 2014

SURAT TERBUKA UNTUK BUPATI & DRPD KAB. BANYUMAS

SELAMATKAN PG KALIBAGOR...!


 
Bapak Bupati Banyumas dan seluruh Pimpinan maupun Anggota DPRD Kab. Banyumas, saya sangat sedih sekali melihat kondisi Pabrik Gula (PG) Kalibagor yang terletak di daerah Sokaraja, ditepi jalan utama Banyumas - Purwokerto, Jawa Tengah. PG peninggalan Belanda ini sudah bertahun-tahun terlihat dibiarkan tanpa perawatan dan penjagaan. Kondisinya sangat memprihatinkan. Padahal PG ini merupakan asset pemerintah dan dilindungi oleh undang-undang sebagai peninggalan sejarah (benda cagar budaya) yang harus dilestarikan.

Monday, 04 Aug 2014

KEMACETAN

Kemacetan itu sangat menyebalkan. Pemerintah pusat maupun pemerintah daerah sama-sama gagal mengurai kemacetan. Artinya, mereka sama-sama gagal melakukan penghematan dan justru berperan serta melakukan pemborosan. Pemerintah pusat gagal mengendalikan laju produksi dan penjualan mobil atau motor, tentunya dengan alasan mereka sendiri. Pemerintah daerah gagal mengelola pajak kendaraan bermotor untuk memperbaiki dan menambah fasilitas jalan raya. Masih mau menyalahkan rakyat sebagai penyebab kemacetan? Maaf ya?!? Kami sebagai rakyat hidup di negara yang merdeka. Kami lahir bukan untuk disalahkan atas pengelolaan negara ini yang amburadul. Bukankah kami sudah membayar Anda (pemerintah) untuk mengelola negara ini dengan baik?

Mengapa kemacetan sama dengan pemborosan? Berikut ini alasannya:

Copyright 2009 - ekotama. All Rights Reserved.