.:: Selamat Datang di Website Suryono Ekotama ::.
Friday, 08 Dec 2017
Bagaimana Agar Panggilan Kerja Datang Kepada Saya?
Novita Kurniastining Wulan
Selamat Malam Bapak Eko. Semoga bapak sehat selalu. Mohon maaf menggangu waktu bapak. Saya mau bertanya, saya ingin mendapat panggilan kerja dari Bank BTN. Rencananya, Saya akan mengirimkan lamaran ke bank tersebut. Saya mempunyai pengalaman sebagai
Konsultasi Ekotama
Tuesday, 25 Jul 2017
INTEGRITAS
INTEGRITAS Apakah Anda pernah mengalami kejadian seperti ini? 1.Ada karyawan yang bertabiat buruk, selalu terlambat masuk kantor, mengantuk (sesekali hingga tertidur) di kantor, malas-malasan pada jam kerja, bahkan menggunakan jam kerja untuk melak
Pengunjung Saat ini: 2
Total Pengunjung: 913655

Wednesday, 26 Jul 2017
mega dachi
franchise fee

Salam sejahtera, 

Saya ingin bertanya  apakah  faktor2 yg memepengaruhi perhitunha  franchise fee?
Terimakasih


Jawaban:
Monday, 31 Jul 2017

Terimakasih atas atensinya Bapak/Ibu Mega Dachi.

Pada prinsipnya, sistem dan manajemen bisnis franchise itu dikendalikan oleh kantor pusat (franchisor). Franchisor berkewajiban untuk memberikan supporting management kepada franchisee jika franchisee kesulitan menjalankan bisnisnya. Dengan cara demikian, diharapkan seluruh outlet milik franchisee tetap dapat distandarisasi dan tetap menghasilkan sesuai harapan.

Bentuk supporting management ini, misalnya jika omzet franchisee turun, maka franchisor menurunkan tim pemasaran untuk membantu franchisee mendongkrak omzetnya supaya pulih seperti sedia kala. Jika franchisee membutuhkan karyawan baru yang mahir, maka franchisor menurunkan tim HRD untuk membantu merekrut dan melatih karyawan baru tersebut sesuai standar yang ditetapkan franchisor. Jika di outlet franchise terjadi kecurangan, franchisor bisa menurunkan tim auditor untuk inspeksi mendadak dan menyelesaikan kasus tersebut. Dan masih banyak lagi bentuk-bentuk supporting management yang diberikan franchisor.

Biasanya franchisor menetapkan sendiri item-tem supporting management berdasarkan pengalamannya mengelola bisnis tersebut. Masalah-masalah yang selalu terjadi berulang dan merugikan perusahaan, itulah yang dijadikan supporting management. Jadi, antara franchisor yang satu dengan yang lain supporting managementnya berbeda-beda, sesuai dengan karakteristik bisnis masing-masing.

Nah, darimana franchisor mendapatkan dana untuk membiayai supporting management tersebut? Dari franchise fee. Jadi, franchise fee ini ditetapkan sendiri oleh franchisor sesuai perhitungan bisnisnya, untuk membiayai supporting management yang nanti akan diberikan jika franchisee mengalami kesulitan. Tentu saja franchisor berharap outlet franchisee tidak bermasalah, sehingga dana franchise fee tersebut menjadi keuntungannya. Namun sebaliknya, jika salah perhitungan sejak awal, outlet franchisee biasanya malah merongrong keuangan franchisor, membutuhkan supporting management terus menerus, membuat franchisor tekor dan harus nombok. Dana lain bisa tersedot kesini. Biasanya kalau terjadi seperti ini franchisor akan menerapkan prinsip cut loss alias menutup outlet yang merugikan tersebut supaya tidak mengganggu cashflow-nya.

Jadi, faktor-faktor yang mempengaruhi franchise fee adalah resiko bisnis Anda yang potensial terjadi dan berpotensi merugikan perusahaan. Untuk menyelesaikan masalah atau mengantisipasi resiko itu dibutuhkan biaya berapa? Itulah franchise fee yang Anda tetapkan. Yang perlu dihitung cermat adalah franchisee-franchisee yang lokasinya sangat jauh dari kantor pusat. Misalnya: kantor pusat Anda di Jakarta. Anda memiliki franchisee di Cirebon dan Jayapura. Anda menetapkan franchise fee Rp.10.000.000,- setahun. Jika terjadi masalah di outlet franchise Cirebon, Anda bisa memberangkatkan tim beberapa kali menggunakan uang tersebut. Tetapi jika terjadi masalah di outlet Jayapura, Anda harus nombok karena uang segitu tidak cukup untuk membiayai perjalanan dan akomodasi tim.
Meski demikian, seyogyanya franchise fee tidak terlalu besar, supaya tidak membebani franchisee. Franchise fee yang terlalu besar / terlalu kecil menunjukkan franchisor tidak mampu menghitung resiko bisnisnya. Franchisor harus mampu menunjukkan perhitungan diatas kertas penggunaan franchise fee tersebut kepada franchisee, sehingga franchisee percaya kepada franchisor.

Uraian lebih jelas tentang franchise fee dan seluk beluk bisnis franchise lainnya, tertuang dalam buku-buku saya yang membahas tema franchise, khususnya Jurus Jitu Memilih Bisnis Franchise, terbitan Citra Media. Buku ini sudah tidak dicetak ulang namun masih dapat dijumpai di bursa-bursa buku Indonesia.

Semoga membantu.




Thursday, 15 Sep 2016

MEMPERINGATI KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA, LAUNCHING BUKU BARU
RAHASIA MUDAH MENDAPATKAN PEKERJAAN

 

SURYONO EKOTAMA sering berkata pedas soal cara bangsa Indonesia memperingati hari kemerdekaannya. Mulai dari libur (tidak produktif), sampai lomba-lomba konyol yang tidak mendidik (balap karung, panjat pinang, makan kerupuk, dan sebagainya). Menurutnya, sebagai bangsa yang merdeka, seharusnya bangsa Indonesia mampu memperingati hari kemerdekaannya dengan cara yang lebih bermakna, misalnya lomba matematika, lomba fisika, lomba teknologi tepat guna, lomba disain baju, dan sebagainya yang menunjukkan kualitas manusia Indonesia yang sebenarnya.

Thursday, 21 Apr 2016

ULTAH KE-39, LAUNCHING BUKU


DATANG BAWA LAMARAN, PULANG BAWA SAHAM

 

Komitmen Suryono Ekotama untuk turut serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia betul-betul dibuktikan dengan karya nyata. Sepanjang tahun 2015, ia menerbitkan empat judul buku bertema peningkatan kualitas sumber daya manusia, yakni TRIK JITU JUAL DIRI (Gramedia Pustaka Utama), SUKSES MENEMBUS SELEKSI KARYAWAN (Gramedia Pustaka Utama), RAHASIA SUKSES SELEKSI WAWANCARA (Gramedia Pustaka Utama); CARA GAMPANG MENGUBAH KARYAWAN MENJADI ASET (Elex Media Komputindo).

Thursday, 05 Nov 2015

HARI SUMPAH PEMUDA, LAUNCHING BUKU

"CARA GAMPANG MENGUBAH KARYAWAN MENJADI ASET"

Hari Sumpah Pemuda diperingati sebagai kebangkitan pemuda pemudi Indonesia dan jiwa nasionalismenya. Pertanyaannya, apa yang sudah kita lakukan untuk memperingati hari sumpah pemuda ini untuk kemajuan bangsa Indonesia?

Banyak pemuda dan pemudi justru galau memperingati hari sumpah pemuda. Sudah sumpah pemudanya tidak hapal, tidak pula ada karya nyata yang disumbangkan untuk memajukan bangsa. Namun berbeda dengan Suryono Ekotama. Seperti biasanya, penulis yang masih mengklaim dirinya muda usia ini memperingati hari sumpah pemuda dengan karya nyata. Ia menerbitkan buku baru untuk memperbaiki kualitas bangsa Indonesia bersama Penerbit Elex Media Komputindo (Jakarta) berjudul CARA GAMPANG MENGUBAH KARYAWAN MENJADI ASET YANG PRODUKTIF DAN MENGUNTUNGKAN. Buku ini adalah buku ke-20 dari serial buku bisnis praktis yang diterbitkan oleh Suryono Ekotama.

Copyright 2009 - 2018 :: ekotama. All Rights Reserved.