.:: Selamat Datang di Website Suryono Ekotama ::.
Wednesday, 13 Aug 2014
Abortus Provocatus
Supandi
Dengan hormat,  Pak Ekotama say ingin menanyakan tentang abortus provocatus karena pada tanggal 12 Agustus 2014 ada berita bahwa Presiden SBY melegalkan aborsi (abortus provocatus) akibat korban pemerkosaan. menteri kesehatan menyetujui hal i
Konsultasi Ekotama
Sunday, 31 Aug 2014
ANTRI BBM...?!?
ANTRI BBM...?!? Aku geram melihat antrian kendaraan bermotor mencari "minum" di SPBU. Kepalaku panas karena terjebak kemacetan ditengah panas terik musim kemarau setiap melewati SPBU yang sekarang makin rapat saja jaraknya disetiap lajur jalan.
Pengunjung Saat ini: 4
Total Pengunjung: 486306
CONTACT


Suryono Ekotama dapat dihubungi melalui :

Email            : ekotama@hotmail.com




Thursday, 28 Aug 2014

Surat Terbuka Untuk Pak Jokowi (3)

MUSNAHKAN JAS, GANTI DENGAN BATIK

 
Pak Jokowi, saya mendukung Anda karena Anda memiliki program Revolusi Mental yang sejalan dengan konsep Revolusi Indonesia saya. Namun melihat penampilan Anda akhir-akhir ini, saya kecewa. Anda makin rajin mengenakan jas. Dimana Revolusi Mental yang dulu Anda canangkan?

Pak Jokowi, Indonesia itu negara yang beriklim tropis. Tidak cocok mengenakan jas yang didesain untuk iklim dingin atau sub tropis. Jas itu budaya eropa, budaya barat. Harganya mahal, tidak ekonomis dan merupakan pemborosan. Apakah meniru budaya barat dan pemborosan itu dinamakan Revolusi Mental? Apakah meniru budaya barat itu disebut kemandirian dalam bidang budaya? Apakah melakukan pemborosan itu disebut kemandirian dalam bidang ekonomi?

Saturday, 16 Aug 2014

SURAT TERBUKA UNTUK BUPATI & DRPD KAB. BANYUMAS

SELAMATKAN PG KALIBAGOR...!


 
Bapak Bupati Banyumas dan seluruh Pimpinan maupun Anggota DPRD Kab. Banyumas, saya sangat sedih sekali melihat kondisi Pabrik Gula (PG) Kalibagor yang terletak di daerah Sokaraja, ditepi jalan utama Banyumas - Purwokerto, Jawa Tengah. PG peninggalan Belanda ini sudah bertahun-tahun terlihat dibiarkan tanpa perawatan dan penjagaan. Kondisinya sangat memprihatinkan. Padahal PG ini merupakan asset pemerintah dan dilindungi oleh undang-undang sebagai peninggalan sejarah (benda cagar budaya) yang harus dilestarikan.

Monday, 04 Aug 2014

KEMACETAN

Kemacetan itu sangat menyebalkan. Pemerintah pusat maupun pemerintah daerah sama-sama gagal mengurai kemacetan. Artinya, mereka sama-sama gagal melakukan penghematan dan justru berperan serta melakukan pemborosan. Pemerintah pusat gagal mengendalikan laju produksi dan penjualan mobil atau motor, tentunya dengan alasan mereka sendiri. Pemerintah daerah gagal mengelola pajak kendaraan bermotor untuk memperbaiki dan menambah fasilitas jalan raya. Masih mau menyalahkan rakyat sebagai penyebab kemacetan? Maaf ya?!? Kami sebagai rakyat hidup di negara yang merdeka. Kami lahir bukan untuk disalahkan atas pengelolaan negara ini yang amburadul. Bukankah kami sudah membayar Anda (pemerintah) untuk mengelola negara ini dengan baik?

Mengapa kemacetan sama dengan pemborosan? Berikut ini alasannya:

Copyright 2009 - ekotama. All Rights Reserved.